Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu seperti yang dialami Eli Aprilia, perajin piala asal Desa Demaan, Kecamatan Kota, Kudus. Permintaan piala naik mencapai 75 persen dibanding hari normal.

Eli mengatakan, peningkatakan pesanan piala jelang HUT Kemerdekaan RI terjadi setiap tahunnya. Ini berhubungan dengan banyaknya lomba-lomba yang digelar untuk menyemarakkan pitulasan.

"Kalau hari biasa yang mengadakan lomba sedikit. Hal itu beda dengan saat ini, naik 75 persen," terangnya saat dikunjungi di rumah produksinya di RT 3 RW 5 Dukuh Ledok, Desa Demaan.

Saat ini ia menerima pesana mencapai 30-50 piala setiap hari. Itu berbeda hampir 75 persen dibanding hari biasanya. Pada saat hari biasa,  permintaan piala hanya berkisar 5-10 trofi dalam sehari.
Sedangkan untuk harga piala mulai dari Rp 75 ribu hingga Rp 1 juta. Tergantung dari jenis dan ukuran trofi. "Jenis piala yang saya produksi yaitu piala jenis plastik dan akrilik," jelasnya.Jafar, suami Eli menyebut, permintaan tidak hanya dari Kabupaten Kudus saja. Melainkan juga datang dari berbagai daerah. Di antaranya Jepara, Pati, Rembang, Blora, Grobogan, Demak, dan lainnya."Paling banyak pesanan piala ukuran kecil sampai sedang. Untuk yang ukuran besar biasanya dipesan dari provinsi," pungkasnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler