Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Alik Mustaqim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Kolonel Sunandar C mengatakan pihaknya akan mengakomodir perbaikan jika ada kerusakan yang ditimbulkan dari aktivitas pekerjaan pembangunan jembatan tersebut.

”Kami telah melakukan upaya untuk meminimalisir terjadi kerusakan taman dan gerbang tersebut. Seperti pada saat pemasangan tiang pancang, kami menggunakan peralatan jauh lebih modern,”katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan identifikasi dan melakukan pengambilan dokumentasi serta video. Hal itu dimaksud untuk memastikan apakah setelah pelaksanaan pembangunan jembatan itu terdapat bangunan didua ikon Kudus itu mengalami kerusakan atau tidak.

”Tentunya kami berharap tidak ada imbas atau dampak pekerjaan pada taman Hutan Kota Tanggulangin dan Gerbang Kudus Kota Kretek,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, pembangunan jembatan menghubungkan Kabupaten Kudus dan kabupaten Demak itu mencapai 15 persen. ”Progres pembangunan jembatan hingga sekarang masih sesuai target yang direncanakan sebelumnya sekitar 15 persen,”terang dia.Dikatakan dia, aktivitas pekerjaan saat ini sedangan berlangsung. Di antaranya pemasangan bagian sisi barat sungai Wulan. Yakni pemasangan kaki seribu, kepala jembatan, serta pilar (abutment).”Sedangkan untuk sisi bagian timur sungai Wulan tengah mengerjakan tiang pancang (pile slab),”tutupnya.Sebelumnya diketahui, proyek itu sudah dimulai sejak 21 Desember tahun 2017 lalu. Ditargetkan selesai pembangunan pada Juni 2019 mendatang. Akses penghubung dua kabupaten itu dikucuri dana mencapai Rp 115,55 miliar.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler