Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pada kesempatan itu, mantan Plt Dishub Kudus itu menemukan dugaan pungli parkir liar. Ia menemukan seorang juru parkir yang menarif biaya parkir lebih dari ketentuan perda nomor 8 tahun 2011.

Selain itu, Sam'ani meminta juru parkir untuk menunjukan karcis parkir. "Berapa bayar parkirnya, mana karcisnya," tanya Sam'ani dengan pakaian celana pendek dengan kaos santainya.

Juru parkir itu diketahui namanya Sutrisno justru bingung menunjukan karcis. Sutrisno mengambilkan karcis untuk kendaraan mobil dan sejenisnya. Ia mengaku selama ini, karcisnya ia terima karcis parkir mobil, pikap dan mobil sejenis.

"Ini karcisnya, selama ini yang saya terima dari Dishuh Kudus karcisnya ini," kata Sutrisno yang mengenakan seragam warna merah.

Sutrisno yang kaget ditemui Sekda Kudus itu mengaku selama ini ia juga harus setor uang kepada oknum petugas Dishub Kudus. Ia menyetorkan yang sebanyak Rp 7.500 perharinya. Hanya saja, ia enggan menyebutkan oknum Dishub Kudus yang menarik biaya parkir.

"Seharinya ada uang setor yang diberikan dari petugas Dishub. Perharinya harus setor Rp 7.500. Tapi orangnya saya tidak tau namanya," lanjut SutrisnoMenanggapi kenyataan masih ada dugaan parkir liar, Sam'ani yang baru seumur jagung dilantik sebagai Sekda itu akan melakukan evaluasi terhadap pelayanan publik yang ada di Kudus."Tentunya hal ini akan menjadi bahan evalusasi. Kami dari pemerintah Kabupaten Kudus akan memperbaiki hal itu. Sehingga pelayanan publik di Kudus ini semakin baik," jelasnya.Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus Abdul Halil mengaku akan melakukan evaluasi dan pembenahan. Ia mengatakan, selain melakukan pembenahan pada sistem, pengawasan di lapangan lebih penting."Kemarin sudah ada pembinaan kepada juru parkir oleh Dishub Kudus dan saber pungli," ungkapnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler