Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Kami sampai saat ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi. Masing-masing berinisial P dan A. Keduanya sudah kami mintai keterangan," kata AKP Agus Supriyadi Kasat Reskrim Polres Kudus, Selasa (9/10/2018).

Ia mengatakan dari hasil sementara dua saksi tersebut, penyebab kematian mahasiswa semester pertama itu tidak ada unsur kekerasan. Hanya saja, pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus tersebut.

"Dari keterangannya mereka tidak melakukan kekerasan," ungkapnya.

Baca Juga:

Selain melakukan pemeriksaan saksi-saksi, pihak kepolisian juga masih menunggu hasil visum korban. Visum tersebut akan menjadi alat bukti adanya kekerasan atau tidak.

"Kami masih menunggu visum. Rencananya kami juga kana manggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan. Termasuk Rektor, nanti akan kami mintai keterangan," lanjutnya.Ditambahkan dia, terkait kemungkinan karena ada faktor kelalaian atau bukan, Agus masih belum bisa memastikan. Apalagi, hingga saat ini Sat Reskrim Polres Kudus tengah melakukan penyelidikan."Dijerat karena kelalaian atau apa kami masih belum bisa berpendapat. Kasus ini masih penyelidikan," tandasnya.Sebelumnya, Kukuh Muhammad Isa (18) mahasiswa semester pertama jurusam teknik mesin UMK asal Desa Plangitan Kecamatan Kota, Kabupaten Pati meninggal dunia Jumat (5/10/2018) lalu.Ia meninggal dunia saat mengikuti Pra Pendidikan Dasar Satuan Resimen Mahasiswa (Pra Diksar Menwa) 923 Gondowingit, Universitas Muria Kudus (UMK) di jembatan kali Gelis di Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Jumat (5/10/2018) lalu.Korban dikabarkan pingsan saat mengikuti kegiatan pada Jumat (5/10/2018) kemarin sore sekitar pukul 17.00 WIB.  Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus. Korban pun sempat mendapat perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU), sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 22.00 WIB.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler