Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam sambutannya, Tamzil menjelaskan bahwa hari ini merupakan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun seluruh dunia. "Jadi tak hanya Kudus, tapi juga diperingati di seluruh dunia," ujarnya.

Hal ini sebagai pengingat kepada seluruh masyarakat Kudus tentang pentingnya kebersihan tangan untuk pola hidup sehat. Terutama mengajari anak anak di jenjang PAUD, TK/RA, maupun SD/MI agar familiar dengan cuci tangan pakai sabun.

"Dibiasakan cuci tangan pakai sabun terutama setelah main di luar, sebelum makan, ataupun setelah BAB," ujarnya kepada para siswa.

Dirinya menyatakan, cuci tangan pakai sabun bisa mengurangi resiko penyebaran penyakit. Karena kebanyakan penyakit ditularkan dari sentuhan tangan. Cuci tangan pakai sabun juga membantu mengurangi resiko penyakit diare.

Apalagi angka kematian anak yang disebabkan diare mencapai lebih dari 5000 di seluruh dunia. Tamzil juga menyatakan tujuan warga Kudus dulu menempatkan kamar mandi di depan rumah mereka agar setelah pergi dari luar, mereka cuci tangan (bersih-bersih) dahulu.

Bupati Kudus juga menyerahkan bantuan sebesar lima juta rupiah untuk SD 1 Wonosoco. Sementara PKK Kabupaten Kudus menyerahkan alat-alat kebersihan untuk sekolah. Tak hanya itu, Bupati Kudus juga meminta kepada Disdikpora Kudus agar bangunan yang rusak di SD 1 Wonosoco cepat diperbaiki dengan DAK (Dana Alokasi Khusus).Dirinya juga memberikan hadiah kepada Arini, pembaca Al-Qur'an cilik kelas lima SD untuk memberikan motivasi dalam meningkatkan kemampuan Qiroah. Bahkan, guru ngaji Arini juga dipanggil ke atas panggung.Camat Undaan, Rinardi Budiyanto menyatakan dirinya mewakili seluruh masyarakat Undaan, Desa Wonosoco, dan perangkat pendidikan seluruh Desa Wonosoco mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap acara ini."Hari Peringatan Cuci Tangan Pakai Sabun ini menjadi motivasi agar program sehat bagi keluarga Kabupaten Kudus tercapai," ucapnya.Rina Tamzil, Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Kudus menyatakan sebanyak 350 siswa PAUD, TK/RA, SD/MI Desa Wonosoco dan sekitarnya dilibatkan dalam acara yang merupakan program PKK Kab Kudus ini. Pun juga dimeriahkan penampilan tari cuci tangan oleh staf Rumah Sakit dr. Loekmono Hadi Kudus dan lagu cuci tangan oleh paduan suara RS. Mardi Rahayu Kudus. (NAP)Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler