Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bunga yang memiliki bau khas itu menjadi daya tarik masyarakat setempat. Mereka berbondong-bondong untuk melihat tanaman langka itu dari dekat.

Menurut Eden Karnadi bunga bangkai tersebut mulai muncul pada hari Jumat (19/10/2018) kemarin. Pada saat ditemukan bunga bangkai itu ukuran masih kecil dan belum mekar.

"Sabtu sore setahu saya. Kemudian pada hari Minggu belum begitu penuh mekarnya. Setelah itu, Minggu malam baunya busuk seperti bangkai tikus. Setelah saya lihat tadi pagi baru mekar semua," jelasnya, Senin (22/10/2018).

Ia mengatakan bunga bangkai tersebut sudah dua kali ini tumbuh diperkarangannya. Sebelumnya lima tahun yang lalu, bunga bangkai pernah tumbuh besar.

"Kalau besar diameternya ini sekitar 30 cm, kalau dulu itu diameternya 40 cm. Lebih besar dulu daripada sekarang," ungkapanya.
Untuk perawatan bunga itu, ia mengaku tidak melakukan perawatan secara khusus. Hanya saja, ia setiap pagi menyiram bunga tersebut."Kalau pelajaran dari dulu, paling satu minggu setelah mekar. Kemudian bunganya layu dan mati. Karena saya hanya menyiram saja, tidak melakukan hal-hal lain," kata dia.Laila salah satu warga mengaku baru kali ini melihat bunga langka itu.  Ia mengaku sengaja datang untuk melihat tumbuhan tersebut."Ini baru pertama kali saya melihat secara langsung," jelasnya.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler