Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“JKD ke JKN itu masih proses. Prosesnya jangan sampai masyarakat itu kaget. Kami juga sudah beretikad seluruh masyarakat Kabupaten Kudus menjadi peserta JKN untuk memenuhi program Universal Health Coverage (UHC),” jelasnya pada Rabu (2/12/2018).

Tamzil mengatakan, bagi masyarakat yang belum menjadi peserta JKN itu diimbau untuk bisa langsung mendaftarkan diri ke BPJS. Untuk biaya akan ditanggung oleh pemerintah Kabupaten Kudus.

“Kami pemerintah daerah sudah menggarkan untuk program UHC itu. Kami menganggarkan sebesar Rp 5 miliar untuk  program tersebut,” lanjutnya.

Disebutkan dia, saat ini masyarakat di Kabupaten Kudus sudah ada sebanyak 285 ribu orang yang telah menjadi peserta JKN BPJS. Artinya sudah ada 85 persen warga di Kudus yang sudah menjadi peserta.“Sedangkan untuk memenuhi UHC masyarakat menjadi di Kudus harus 95 persenya. Artinya tinggal ke-10 persen lagi mencapai 10 persen,” ungkapnya.Sebelumnya, ada surat edaran sekda mengenai pergantian kelas III gratis dihentikan. Penghentian itu berdasarkan surat edaran pemerintah daerah nomor 4440/8265/11.00/2018 tentang pengalihan program kelas III gratis menjadi pelayanan kepesertaan JKN. Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2019 program kelas III gratis di Puskesmas dan RSUD di Kabupaten Kudus dihentikan.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler