Geruduk Balai Desa, Warga Temulus Kudus Minta Kandang Ayam Ditutup
Dian Utoro Aji
Rabu, 16 Januari 2019 14:05:42
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Terlihat, sejumlah warga berada di depan kantor desa setempat. Mereka membawa berbagai macam tulisan yang menuntut agar menutup kandang ayam itu.
Salah satu warga Shodikin (27) mengatakan, kandang ayam milik Ali Mukhsan hanya terletak 20 meter dengan permukinan warga. Akibatnya, kandang ayam itu menyebabkan pencemaran lingkungan. Baik bau yang menyengat hingga banyak lalat.
"Kandang ayam itu berada sudah sekitar setengah tahun lalu. Itu letaknya dekat dengan permukiman warga.Banyak lalat, bau dan suaranya brisik," katanya, Rabu (16/1/2019).
[caption id="attachment_155328" align="alignnone" width="665"]
Anggota Satpol PP mengamati aksi puluhan warga Desa Temulus Kecamatan Mejobo menggruduk kantor desa setempat, Rabu (16/1/2019). (MuriaNewsCom/Dian Utoro Aji).[/caption]Ia mengatakan, selama setengah tahun keberdadaan kandang ayam meresahkan warga sekitar. Apalagi, kandang ayam itu berkapasitas besar. Menurutnya ada ribuan ayam potong di kandang itu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



