Meluap, Sungai Piji Desa Kesambi Kudus Kembali Dapat Kiriman Sampah
Dian Utoro Aji
Jumat, 25 Januari 2019 16:53:48
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dari pantauan MuriaNewsCom, sungai yang panjangnya empat kilometer itu dipenuhi sampah. Sampah itu terdiri dari bambu, batang kayu, hingga sampah plastik. Lantas hal itu membuat aliran sungai tersebut tersebut. Bahkan air sempat meluap hingga menyeberangi sungai.
Aji Nugroho Santoso Kades Kesambi mengatakan, sejak Jumat (25/1/2019) fajar sungai tersebut meluap. Sungai itu dipenuhi dengan berbagai macam sampah. Menurutnya, sampah itu kiriman dari hulu sungai piji.
"Aliran sungai tadi pagi sempat meluap. Karena dipenuhi sampah. Sampah yang berupa bambu, kayu, hingga plastik kiriman dari atas sungai piji," katanya, Jumat (25/1/2019).
[caption id="attachment_155866" align="alignnone" width="665"]
Sejumlah warga Desa Kesambi saat swadaya bergotong royong membersihkan sungai piji yang dipenuhi sampah, Jumat (25/1/2019). (MuriaNewsCom/Dian Utoro Aji).[/caption]Menurutnya sudah sering, aliran sungai piji tersumbat sampah. Ada sebanyak 15 jembatan di Desa Kesambi yang sering tersumbat. Maka dari itu, setiap kali turun hujan warga setempat swadaya bersih-bersih sungai tersebut.
"Setiap kali hujan pasti membawa sampah. Kalau sampah besar kami singkirkan ke pinggir. Seperti bambu dan kayu. Namun sampah kecil-kecil dibiarkan ikut arus," ungkapnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



