Belum Surut, Ratusan Warga Desa Jati Wetan Kudus Bertahan di Posko Pengungsian
Dian Utoro Aji
Rabu, 30 Januari 2019 16:43:09
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Camat Jati Andreas Wahyu Adi mengatakan, ada sebanyak 84 KK dengan 680 jiwa mengungsi di Balai Desa Jati Wetan. Mereka sejak Senin kemarin mulai mengungsi di balai desa setempat.
"Kalau siang memang yang bapak-bapak pada kerja. Adapula yang sebagian kembali ke rumah yang terkena banjir," katanya saat ditemui di pokso, Rabu (30/1/2019).
Ia mengatakan, kondisi terkini banjir di Jati Wetan sudah mengalami penurunan. Penurunan rata-rata 5-10 sentimeter. Untuk itu ia berharapa agar genangan banjir segera turun.
"Sudah mulai ada turun 5-10 cm. Namun ada tiga dukuh yang masih tergenang air. Seperti dukuh Goleng, kenceng dan Jati Wetan," ungkapnya.
Untuk ketersedian logistik baik makanan, hingga obat-obatan menurutnya sudah tercukupi. Tidak ada kendala. Apabila, bantuan masih kurang, ia akan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kudus.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



