Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satu desa yang menjadi sasaran fogging hari ini di Desa Dersalam, Kecamatan Bae. Terlihat sejumlah petugas melakukan fogging untuk memberantas nyamuk penyebab DBD.

“Sebelumnya di desa-desa lain juga kami melakukan fogging yang memang di desa itu terdapat kasus DBD,” kata Pemegang Program DBD Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Eko Hermanto, Rabu (6/3/2019).

Ia mengatakan, penyemprotan insektisida yang berlangsung selama ini adalah yang merupakan laporan rumah sakit. Namun juga ada pula laporan masyarakat bersama Puskesmas setempat.

“Hanya saja kalau fogging ini hanya bersifat sementara ketika terjadi kasus, sedangkan langkah selanjutnya bisa ditindaklanjuti masyarakat dengan menjaga kebersihan lingkungan,” jelasnya.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi penyakit DBD dan  tidak mengandalkan fogging.“Karena pemberantasan sarang nyamuk jauh lebih efektif dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” katanya.Sementara itu, Kades Desa Dersalam Setya Gunawan Wahab Wahib mengatakan, dari pemerintah desa terus menggalakan PSN. Hal itu untuk mencegah terjadinya penyakit DBD.“Kami selaku pemerintah desa terus mengajak masyarakat untuk menggalakan menjaga kebersihan, menggalakan PSN guna mencegah terjadi wabah penyakit DBD,” tambahnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler