Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Angka kemiskinan di Kabupaten Pati pada tahun 2018 mengalami penurunan jika dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya," ujarnya, Senin (11/3/2019).

Ia mengatakan, jumlah penduduk miskin di Pati tahun 2018 mengalami penurunan 12.55 persen. Sebelumnya pada tahun 2017 penduduk miskin ada sebanyak 141,73 jiwa penduduk miskin. Kini, tahun 2018 turun menjadi 123,94 ribu jiwa penduduk miskin.

"Artinya ada penuruan 17,79 ribu jiwa penduduk miskin di Kabupaten Pati," jelasnya.

Lanjutnya, jumlah penurunan angka kemiskinan juga dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi di Pati. Tercatat sejak tahun 2013 lalu tingkat pertumbuhan ekonomi mencapai 5,5 persen.

"Lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah 5,28 persen dan Nasional 5,31 persen," terangnya.
Ada tiga faktor yang memperngaruhi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pati. Di antaranya di sektor Industri pengelolaan, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. "Serta perdagangan besar dan eceran, reprarasi mobil dan sepeda motor," paparnya.Menanggapi penurunan angka kemiskinan, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah. Apalagi, pemerintah telah berhasil menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Pati dengan cukup drastis."Tentunya ini kami sambut dengan baik. Keberhasilan pemerintah telah mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Pati," tambahnya. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler