Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penyair R.O.S (Rhythm Of Smoke) sukses membawakan puisinya yang ditampilkan. Ada beberapa karya puisi dan komposisi musik sastra yang disajikan untuk para praktisi  dan penikmat sastra saat ini.

Barisastra di kedai kopi Muria, pertunjukan yang diisi dengan narasi tentang kopi Muria. Berangkat dari kata barista, penyeduh ataupun penyaji kopi. Barisastra kurang lebih berarti menyeduh kata-kata untuk menjadi sebuah sajian nikmat bagi para pecinta sastra.

Selain itu juga latar belakang kekiniannya, sembari menikmati cita rasa kopi khas Kudus. Sehingga suasana lebih akrab bersama para pengunjung.

Ketua Badan Pekerja FASBuK Arfin AM mengatakan pertunjukan ini adalah mengangkat karya dari salah satu penyair di Kudus. Ia adalah Mukti Sutarman Espe.
Kelompok musik yang satu ini sudah menciptakan puisi-puisi juga lagu. Doni Dole adalah Barista, sekaligus pentolan dari kelompok musik R.O.S."Dipenampilannya tadi ia berkolaborasi dengan karya Mukti Sutarman Espe bersama para pemusik muda pilihannya," jelasnya.Selain pertunjukan, adapula sharing tentang proses penciptaan musik yang dilakukan oleh kelompok R.O.S. Pada sesi itu membahas tentang seputar bagaimana menciptakan sebuah musik dan puisi.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler