Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pada kesempatan itu, Bawaslu Kudus diwakili Kasmi'an Komisioner Bawaslu Kudus. Kasmi'an bekesempatan menjenguk Hendrik Didi Hariyanto di Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Senin (29/4/2019).

Komisioner Bawaslu Kasm'ian mengatakan, Hendrik merupakan salah satu petugas pengawas TPS 26 di Desa Gribig, Kecamatan Gebog yang sakit karena kelelahan saat pemilu. Ia bahkan sempat dirawat di rumah sakit.

"Sempat dirawat di rumah sakit selama 4 hari. Ia sakit karena kelelahan saat pemilu kemarin," katanya kepada awak media.

Ditambahakan dia, hingga saat ini Bawaslu Kudus mencatat ada sebanyak 15 petugas pengawas TPS yang sakit. Empat di antaranya sempat dirawat di rumah sakit. Sedangkan 11 sisanya diperbolehkan rawat jalan.

Sementara itu, Petugas Pengawas TPS Hendrik Didi Hariyanto mengucapkan terimakasih atas kunjungan dari Bawaslu Kudus. Menurutnya, ia menjadi petugas pengawas TPS sudah kedua kalinya. Hanya, pada tahun ini mengalami sakit karena kelelahan."Kemarin pas setelah coblosan itu saya pusing. Hingga akhirnya tumbang. Saya sempat dirawat di rumah sakit selama empat hari," terangnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler