Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang didapatkan di lapangan, terduga diamankan Selasa (15/5/2019) kemarin. Penangkapan dilakukan pada Selasa pukul 07.00 WIB.

Kasi Pemerintahan Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu Lubis Hidayat membenarkan adanya warga yang diamankan dari anggota kepolisian. Hanya ia tidak mengetahui secara pasti penangkapannya terkait kasus apa.

“Kemarin pada pukul 11.30 WIB ada babinkamtibmas Polres Kudus memberitahukan ada warga Prambatan Lor yang diamankan. Alamatnya sudah jelas warga desa sini,” jelasnya saat ditemui di Balai Desa Prambatan Lor, Rabu (15/5/2019).

Sementara itu, AF (18) adik AUA menjelaskan pada hari Selasa kemarin terdapat enam orang yang datang ke kediamannya. Menurutnya, keenam orang itu mengenakan jaket dan bermasker dengan fisik badan tegap.

Baca Juga:

“Tiba-tiba langsung menananyakan nama kakak saya itu. Setelah itu kakak langsung diamankan. Dia dibawa menuju mobil yang parkir tak jauh dari rumah,” terangnya.

Ia mengatakan, dalam penangkapan itu pihak keluarga tidak menerima surat penangkapan. Pihak keluarga juga tidak mengetahui kesalahan yang dilakukan kakaknya itu. Bahkan, kakaknya tidak diizinkan pamit kepada orang tua.“Baru tadi malam ada dua orang dari Polda Jateng yang ke sini menunjukan surat penangkapan kakak,” jelasnya.Lebih lanjut, AF menjelaskan penangkapan kakaknya itu karena ada dugaan kakaknya pernah latihan fisik di Grobogan. Hanya, ia tidak mengetaui secara pasti latihan di Grobogan tersebut.“Kabarnya dari latihan itu. Lha ketika pulang diikuti anggota polisi. Di Grobogan ndak tau ngapain. Kalau izin ke sana juga ndak pernah bilang,” terangnya.Baru tadi malam pihak keluarga sempat berkomunikasi dengan terduga AUA. Pihak keluarga sempat menanyakan kondisi anaknya itu.“Tadi malam dari keluarga baru berkomunikas dengan kakak. Di situ, ia menyampaikan kondisinya baik-baik saja. Ndak usaha khawatir,” terangnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler