Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala MTs Ustadz Yuniar Fahmi Lathif sangat bersyukur atas prestasi yang didapatkan para siswanya tersebut. Meskipun ada perubahan format pada UAMBN 2019, hal itu ternyata tak membuat siswa patah semangat.

"Alhamdulillah, meskipun jumlah mapel dikurangi dari 5 pada tahun 2018 dan menjadi 3 pada 2019 dengan menghilangkan B Arab dan Akidah Akhlak, kami masih bisa menjadi yang terbaik di Kabupaten Kudus. Bahkan kami juga meraih peringkat tiga provinsi serta ada santri yang mendapatkan nilai sempurna (100) pada mapel Qur'an Hadits," katanya.

Ia menyebutkan, pada tahun 2018 siswa MTs Tahfidz Yanbu'ul Qur'an berhasil meraih nilai 100 pada mapel Bahasa Arab dan Akidah Akhlah. Meskipun tahun ini, dua mapel tersebut tidak masuk UAMBN, namun salah satu siswa atas nama Abduh Aufa Mauqy berhasil meraih nilai 100 pada mapel Qur'an Hadits.

"Salah satu kunci keberhasilan yang diraih santri kami adalah menanamkan karakter jujur,disiplin, dan ikhlas sejak dini. Nilai-nilai itu selalu disampaikan para ustaz yang mengajar dan dijadikan poster di setiap kelas. Sehingga siswa menjadi pribadi yang percaya diri dan mandiri serta siap mengikuti ujian dengan model apapun,” tandasnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler