Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolres Kudus AKBP Saptono mengatakan, warga di Kudus dilarang berangkat ke Jakarta menjelang pengumuman hasil perolehan suara pemilu pada 22 Mei 2019 mendatang. Karena ada mekanisme yang bisa ditempuh oleh masyarakat apabila ada ketidakpuasan.

“Ada mekanisme. Silahkan manfaatkan mekanisme melalui MK,” jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan terhadap masyarakat yang hendak berangkat ke Jakarta. Menurutnya ada informasi masyarakat yang akan berangkat mengikuti kegiatan 22 Mei 2019 mendatang.

“Terkait people power dengan turun ke jalan dalam menyampaikan aspirasi memang tidak dilarang. Namun harus disesuaikan dengan aturan. Jangan menganggu ketertiban umum ataupun menganggu hak asasi manusia yang lainnya,” terangnya.

Untuk itu, ia berharap di wilayah Kabupaten Kudus tetap kondusif. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga kerukunan pascapemilu. Karena tahap ini masih berjalan.

"Mari jaga sikap toleransi. Bagi pihak yang menang jangan sombong dan angkuh," ujarnya.
"Mari jaga sikap toleransi. Bagi pihak yang menang jangan sombong dan angkuh," ujarnya.Sementara itu, pengurus DPC Partai Gerindra Kudus Sandung Hidayat memberikan apresiasi kepada kepolisian dan TNI. Sebab, mereka sudah melaksanakan tugas pengamanan pemilu 2019.“Berkat para beliau ini (petugas) Pemilu 2019 di Kudus berlangsung lancar dan aman. Kami juga berterima kasih kepada KPU sebagai penyelenggara pemilu 2019,” terangnya.Di sisi lain, Ketua FKUB Kudus Ikhsan mengajak semua orang untuk menjaga diri. Ia mengajak menahan diri untuk tidak ikut dalam rencana aksi people power."Orang kuat bukan karena kekuatan fisik, melainkan kemampuan dalam menahan diri dari yang sesungguhnya memiliki kekuasaan melakukan sesuatu," tandasnya.Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler