Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Stasiun Geofisika Klas III Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie menjelaskan dari hasil analisa BMKG gempa tersebut merupakan akibat aktivitas sesar lokal atau pergerakan lempeng bumi. Hanya, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal.

Baca Juga:

”Pusat gempa bumi ini berada di darat pada koordinat 6.69 Lintang Selatan dan 110.78 Bujur Timur, sekitar 14 KM Barat Laut Kudus- Jawa Tengah, pada kedalaman hiposenter 10 kilometer. Dari data itu, jenisnya merupakan gempa bumi dangkal,” katanya dalam siaran pers yang diterima MURIANEWS.com.
Meski begitu, guncangan yang dirasakan di Kudus, Demak, Jepara II-III MMI sampai saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan. Bahkan, dari hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.”Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Saat ini belum ada indikasi gempa susulan,” katanya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler