Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Festival budaya bulusan merupakan tradisi yang digelar masyarakat setempat setiap tanggal 8 Syawal. Hal ini dilakukan untuk menghormati leluhur atau haul Mbah Dudo.
Panitia bagian acara Badrul Qomar mengatakan, tradisi bulusan secara resmi memang baru dibuka Selasa (11/6/2019) besok. Meski begitu, rangkain acara sudah dimulai sejak Minggu (9/11/2019) kemarin.
"Tradisi haul Mbah Dudo sudah dihelat sejak Minggu kemarin. Kemudian Selasa besok pembukaannya dan puncaknya hari Rabu," katanya saat ditemui, Senin (10/6/2019).
[caption id="attachment_166011" align="aligncenter" width="720"]
Suasana warga memancing di sungai yang terletak di komplek makam Mbah Dudo lokasi festival budaya kupatan turut Desa Hadipolo Kecamatan Jekulo, Senin (10/6/2019). (MURIANEWS.com/Dian Utoro Aji)[/caption]Ia mengatakan, rencananya besok pagi pembukaan acara akan dihadiri Bupati Kudus HM Tamzil, Forkompinda, pemerintah Kecamatan Jekulo, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Setelah dibuka, akan diisi berbagai kegiatan.
"Di antaranya, lomba mewarnai TK/Paud se-Kabupaten Kudus, Lomba Rebana, dan malamnya ada malam tirakat dan terbang papat," jelasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



