Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pada bulan April 2019, di Kudus ada satu kerjadian kebakaran. Yakni kebakaran gudang. Kemudian pada bulan Mei tercatat ada tujuh kejadian kebakaran. Meliputi kebakaran lahan tiga kejadian, dua kebakaran rumah, dan gudang tebu.

Sementara pada bulan Juni ada 20 kejadian kebakaran di Kudus. Di antaranya kebakaran lahan sebanyak 12 kejadian, lima kebakaran rumah, satu gudang tebu, satu pabrik krupuk, dan satu kebakaran truk.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPBD Kudus Bergas Catursari mengatakan, memang pada bulan ini kondisi cuaca sedang panas. Sehingga cenderung mudah terbakar.

"Maka akhir-akhir ini mudah terjadi kebakaran," katanya saat ditemui di Kantornya, Kamis (4/7/2019).

Untuk itu, Bergas mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat menggunakan api. Ia memisalkan seandainya ada masyarakat yang masak, harus memastikan api di dapur padam terlebih dahulu sebelum ditinggal.

"Selain itu, kita juga harus berhati-hati dan selalu waspada saat menggunakan jaringan listrik. Sehingga tidak terjadi korsleting," ungkapnya.Selanjutnya, untuk para petani tebu yang membakar tebu juga diharapkan lebih waspada. Apalagi, lahannya yang dekat permukiman. Ia mengimbau agar tidak dibiarkan begitu saja."Minimal harus membawa air buat antisipasi kobaran api jika membesar. Dan juga harus ditunggu. Ini untuk mengantisipasi apabila kebakaran membesar merambat kepermukiman," pungkasnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler