Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kegiatan itu berlangsung pada 29 Juli hingga 3 Agustus 2019. Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan di gedung Dekopinda, komplek perkantoran Mejobo. Dalam kegiatan itu, diikuti oleh 25 koperasi. Baik yang baru merintis maupun sudah berjalan lama. Ada beberapa materi yang disampaikan pada acara tersebut.

Hari pertama peserta diberikan materi pengantar laporan keuangan. Selanjutnya materi akuntansi. Dihari kedua materi yang disampaikan terkait kelembagaan koperasi dan pengawasan koperasi.

Tak hanya materi, para peserta juga diberikan materi praktek. Yakni praktik keuangan dilakukan pada hari ketiga. Peserta pelatihan pula akan diajak study banding ke koperasi di luar Kudus. Dalam lawatannya mereka mengunjungi KPRI Berkah Magelang.

Kepala Disnaker Perinkop dan UKM Kabupaten Kudus Bambang Tri Waluyo melalui Plt Kabid Koperasi dan UKM Rofiq Fachri mengatakan, pelatihan ini berguna untuk memanajemen koperasi. Hal ini bertujuan berkembang ke arah yang lebih baik. Baik meliputi laporan pembukan hingga organisasi keanggotaan koperasi.

“Disamping pengantar koperasi, peserta akan dibari pelatihan pembukuan akuntansi. Supaya lebih paham dalam praktiknya,” tuturnya.

Ia mengatakan, setelah mendapatkan materi. Para peserta juga diajak berkunjung ke  ke KPRI Berkah Magelang. Disana menurutnya koperasi ebih maju dan tertib dalam pembukuan.

"Dari situ peserta akan termotivasi dalam mengembangkan koperasinya ke arah yang lebih baik dan tertata. Selain itu, diharapkan bisa mengambil inspirasi dalam pengembangan bidang usaha di koperasi," ucapnya.Dengan begitu diharapkan para peserta bisa berkonsultasi pasca pelatihan. “Tiap tahun menjelang RAT akan dilakukan pembibingan dalam pembukuan. Serta tetkait pembinaan kesehatan koperasi,” jelasnya.Terpisah, Debbie salah satu peserta pelatihan yang mewakili Koperasi Karyawan Krisna Mukti mengatakan, kegiatan tersebut bisa membantu dalam pengelolaan koperasi. Terlebih lagi dalam manajemen keanggotaan koperasi hingga pembukuan. Dengan pelatihan itu koperasi akan lebih terta dan lebih baik ke depannya.“Selain itu kunjungan koperasi juga sangat diperlukan. Diharapkan bisa memberikan inovasi pada koperasi saya setelah kunjuang itu,” harapnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler