Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam aksi tersebut mereka membawa alat peraga, salah satunya sebuah wayang. Pada aksinya mereka menyampaikan catatan dan kritif konstruktif kinerja anggota DPRD Kabupaten Kudus periode 2014-2019.

Koordinator lapangan (Korlap), Ahmad Fikri mengatakan, anggota DPRD Kudus sebagai wakil rakyat untuk membangun komitmen mendahulukan kepentingan. Berpihak terhadap rakyat diatas kepentingan rakya dan golongan.

“Masa tugas lima tahunan harus benar-benar dijalankan secara efektif, harus dipikirkan lima tahun kedepan mau apa. Program tahunnya seperti apa. Sehingga akan lebih mudah menjalankan,” terangnya kepada awak media.

[caption id="attachment_171165" align="alignleft" width="1280"] Pelantikan DPRD Kudus Diwarnai Aksi Demo[/caption]

Ia mengatakan, 45 anggota DPRD yang baru dilantik sudaah sah menjadi wakil rakyat. Mereka, bukan lagi wakil partai, kelompok, dan golongan. Karena itu, para anggota dewan harus bisa menempatkan diri sebagai wakil rakyat dan tetap menjaga sinergitas keparlemenan serta tidak menjadikan lembaga legislatif sebagai lahan untuk memperkaya diri.

“Tunjangan dan gaji anggota sudah cukup baik. Harus seimbang dengan kinerjanya. Jangan ada lagi anggota yang terlihat malas dan tidak tertib hadir pada sidang-sidang DPRD Kudus,” tegasnya.
“Tunjangan dan gaji anggota sudah cukup baik. Harus seimbang dengan kinerjanya. Jangan ada lagi anggota yang terlihat malas dan tidak tertib hadir pada sidang-sidang DPRD Kudus,” tegasnya.Selepas pelantikan dua anggota DPRD Kudus terpilih Masan dan Hendrik Marantek menemui aksi tersebut. Kedua politisi dari PDI perjuangan ini menandatangi kontrak politik dengan lembaga pemerhati aspirasi publik.Masan yang juga didapuk menjadi pimpinan sementara DPRD Kudus menegaskan, akan menjalankan jabatannya sesuai dengan kewenangan dan tupoksi sebagai anggota DPRD Kudus. Menurutnya, ada tiga fungsi DPRD, yakni kontrol, penganggaran, dan legislasi.“Kami berharap memerekan sesuai dengan tupoksi. Kontrol, penganggaran dan legilasi. Dengan kewenangan itu akan kami optimalkan untuk merealisasikan kepentingan masyarakat seusai dengan kewenangan DPRD,” tandasnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler