Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Ayo kita memutari alun-alun. Sebagai ritual mengembalikan Bupati nonaktif M. Tamzil," kata salah satu peserta aksi.

Dengan ajakan tersebut, para demonstran pun memutari Alun-alun Kudus. Saat melakukan aktivitas tersebut, mereka juga membawa spanduk bertuliskan KPK jangan tebang pilih, kembalikan Bupati Kudus, #SaveTamzil hukum harus adil, hingga guru madin menuntut bebaskan Tamzil.

Baca Juga:

Selain itu juga mereka membawa kain putih yang panjang. Selepas memutari alun-alun kota Kretek, mereka kembali melakukan orasi.Koordinator aksi bela Tamzil, Mbarsidi dalam orasinya meminta hukum untuk tidak tebang pilih. Baginya, Tamzil adalah orang baik. Bahkan, saat menjabat sebagai bupati, ia sering membela kepentingan masyarakat. Salah satunya tunjangan guru swasta."Karena itu, aksi ini kami gelar sebagai bentuk keprihatinan kepada Pak Tamzil. Boleh dikatakan pergi klencer. Ia pasti akan kembali lagi. Insya aallah. waktu dekat. Pak Tamzil kembaki ke Kudus," katanya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler