Penyandang Disabilitas Kudus Tagih Janji Program Kewirausaan Baru
Dian Utoro Aji
Rabu, 18 September 2019 10:49:28
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ketua Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) Rismawan Yulianto mengatakan, kedatangannya dengan sejumlah anggota FKDK ingin menagih janji program wirausaha baru bagi disabilitas di Kudus. Pasalnya, ada beberapa kendala yang dialami bagi mereka.
"Kita menagih janji program wirausaha baru yang sempat di janjikan oleh Pak Tamzil," katanya.
Ia mengatakan, pada program itu ada sebanyak 50 alokasi bagi penyandang disabilitas di Kudus. Hanya, sampai saat ini masih terkendala. Terutama regulasi tentang kelompok wirausaha. Pasalnya, di setiap desa kelompok disabilitas tidak mencapai lima orang.
"Kendalanya memang itu setiap kelompok di desa harus ada lima orang. Nah kami itu ada yang empat, ada yang tiga. Tidak sampai lima. Ini regulasinya bagaimana, apakah bisa apa tidak," terangnya.
Meski begitu, ada beberapa kelompok yang sudah terbentuk. Akan tetapi belum ada pelatihan dari pemerintah atau dari dunas terkait.
"Harapannya sih ini baik bantuan apa uang atau bentuk barang bisa dimanfaatkan oleh teman-teman disabilitas," ungkapnya.
Selain itu, FKDK juga meminta kemudahan dana desa. Diharapan dana desa itu bisa digunakan untuk pemberdayaan para FKDK.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



