Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala BPBD Kabupaten Kudus Bergas Catursari Penanggungan mengatakan, hingga kini sudah ada tujuh desa di dua kecamatan yang terdampak kekurangan air bersih. Pihaknya pun hingga kemarin sudah melakukan bantuan air bersih sebanyak 56 tangki.

“Kita sudah berikan bantuan sebanyak 296 ribu liter air. Baik dari BPBD, PDAM, dan PMI,” terangnya, Rabu (18/9/2019).

Ia mengatakan, di Kecamatan Kaliwungu ada tiga desa yang mengalami kekurangan air bersih. Yakni Desa Kedungdowo, Setrokalangan, dan Desa Mijen.

“Di Kedungowo ada sebanyak 143 ribu liter yang sudah diberikan. Jumlah KK yang terdampak ada sebanyak 250 KK,” ujarnya.

Berikutnya, di Desa Setrokalangan jumlah KK yang terdampak ada sebanyak 260 KK. Total bantuan air yang sudah diberikan ada sebanyak 69 ribu liter. Serta di Desa Mijen ada sebanyak 30 ribu liter yang sudah diberikan.

“Sedangkan di Kecamatan Undaan ada empat desa yang kekurangan air bersih. Seperti Desa Terangmas, Desa Lambangan, Desa Glagah Waru, dan Desa Kutuk,” bebernya.Untuk di Desa Terangmas, sudah ada lima ribu liter yang diberikan. Lalu di Desa Lambangan ada sebanyak 15 ribu liter. Di Desa Glagah Waru ada sebanyak delapan ribu liter yang sudah diberikan. Serta di Desa Kutuk sudah ada 12 ribu liter air yang diberikan.“Kita masih akan memberikan bantuan. Memgingat musim hujan belum kunjung turun,” pungkasnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler