Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolres Kudus AKBP Saptono mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan terkait kerawanan desa menjelang pilkades. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat pelaksanaan pilkades November 2019 mendatang.

“Kalau pemetaan sudah kami lakukan,” kata dia.

Ia mengatakan, pemetaan ini terkait dengan kerawanan antardesa saat pelaksanaan pilkades. Pihaknya pun sudah mengaku mendapatkan masukan dari beberapa pihak, termasuk intel dan bhabinkamtibmas.

“Saat ini kami sudah menyentuh desa yang diperkirakan cukup rawan,” lanjutnya.

Saptono, menjelaskan salah satu kriteria rawan ini adalah tergantung banyak atau sedikitnya lahan bengkok milik desa. Apabila di suatu desa terdapat banyak bengkok, maka desa itu lebih rawan. Apalagi, persaingan para calon kades juga diperkirakan ketat.

“Hal ini seperti di daerah kecamatan Undaan. Di sana mayoritas pertanian dan tidak ada industri. Bengkoknya lebih banyak dibandingkan kecamatan lain. Persaingan juga lebih ketat karena pendapatan lebih banyak,” terangnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan memperketat keamanan di wilayah-wilayah desa yang dikategorikan rawan. Bahkan, personel dari Polda dan Polres se-Pati rencananya juga akan diterjunkan di Kudus untuk mengamankan jalannya pilkades.Tak hanya itu, Polres Kudus juga berniat untuk mengumpulkan semua calon kades di Kudus. Mereka akan diajak  membuat komitmen bersama-sama untuk menjaga kondusifitas.“Bukan siap menang tetapi siap kalah. Kalah yang belum tentu semuanya siap,” tandasnya.Seperti mana diketahui, ada sebanyak 116 desa di Kudus akan mengikuti pilkades serentak. Jumlah desa itu tersebar di sembilan kecamatan di Kudus. Rencanaya akan digelar pada 19 November 2019 mendatang. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler