Potong Peran Tengkulak, Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Gelar Pasar Tani
Dian Utoro Aji
Jumat, 11 Oktober 2019 11:33:13
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dari pantauan di lapangan, ada belasan lapak yang digelar para pedagang. Di antaranya seperti beras, ayam kalkun, padi, hingga buah-buahan dan sayur mayur. Harga yang ditawarkan juga lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran.
Untuk harga beras dijual dengan harga Rp 8 ribu hingga Rp 9 ribu per kilogram. Kemudian gula pasir dijual dengan harga Rp 11 ribu per kilogram dan telur dijual dengan harga Rp 19 ribu per kilogram.
“Rata-rata selisih Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu pada masing-masing komoditas hasil tani,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Catur Sulistiyanto, Jumat (11/10/2019).
Ia menjelaskan, harga yang lebih murah ini, lantaran konsumen membeli langsung dari petani tanpa adanya perantara. Akibatnya, harga berada di bawah harga pasar. "Kami mencoba untuk memberi yang terbaik kepada masyarakat," tegasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



