Potensi Korsleting di Musim Hujan Lebih Tinggi, Begini Langkah PLN Kudus
Dian Utoro Aji
Senin, 14 Oktober 2019 13:45:21
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pasalnya, di musim kemarau ini banyak kebakaran yang disebabkan korsleting listrik. Hanya, jumlah ini dimungkinkan akan terus bertambah di musim hujan. Ini lantaran di musim hujan potensi korsleting listrik semakin tinggi.
Manager PLN UP3 Kudus Darmadi mengatakan, saat musim kemarau seperti sekarang pengaruh cuaca tidak sensitif untuk mengakibatkan korsleting listik. Hal ini berbeda, ketika saat musim penghujan.
“Kalau dari sisi PLN pengaruh cuaca kering tidak sensitif ini, berbeda dengan cuaca basah,” katanya disela-sela acara multi stakholder di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (14/10/2019).
Ia menjelaskan, saat musim hujan jaringan listrik mudah terjadi korsleting. Karenanya PLN akan memberikan perhatian serius pada jaringan listrik yang berpotensi korslet hingga menimbulkan api.
“Ini sebagai langkah agar tidak terjadi kebakaran,” ujarnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, terutama melakukan patroli saat hujan datang. Hal itu untuk meminimalisir kerusakan trafo ataupun jaringan ke rumah-rumah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



