Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Momen tersebut pun sempat diabadikan dalam video dengan durasi satu menit. Anggota DPRD Kudus itu diketahui bernama Umi Bariroh. Ia adalah anggota DPRD Kudus periode 2019-2024 dari PKS.

Saat direkam, Umi ternyata sedang mengikuti rapat komisi A. Meski sedang menggendong bayi, ia tetap kritis dan mengemukakan pendapatnya. Bahkan sang anak tidur begitu lelap digendongannya yang sedang rapat.

Menanggapi hal itu, Umi mengakui orang yang ada di video tersebut adalah dirinya dan anak yang dibawa adalah sang buah hatinya yang belum genap berusia satu tahun.

“Kebetulan anak saya masih ASI (Air Susu Ibu, red). Dari pagi sebenarnya sudah ditinggal di rumah. Sedangkan sidang paripurna sampai habis duhur. Kemarin ditelepon kalau minum susu pakai dot muntah. Sementara, saya masih ada rapat lanjutan dari keputusan paripurna. Akhirnya, saya ajak saja,” katanya saat dihubungi, Kamis (24/10/2019).

Ia menjelaskan, sebenarnya kejadian yang terekam tersebut bukanlah kali pertama ia lakukan.  Ia bahkan mengaku beberapa kali mengajak anaknya ke gedung DPRD saat kerja. Misalnya di fraksi ataupun di ruang anggota DPRD Kudus. Hal itu dilakukan demi ASI esklusif.
Ia menjelaskan, sebenarnya kejadian yang terekam tersebut bukanlah kali pertama ia lakukan.  Ia bahkan mengaku beberapa kali mengajak anaknya ke gedung DPRD saat kerja. Misalnya di fraksi ataupun di ruang anggota DPRD Kudus. Hal itu dilakukan demi ASI esklusif.Terkait larangan membawa anak saat kerja, sejauh ini pihaknya belum menemukan adanya larangan. Terlebih lagi, meski membawa anak, kewajiban sebagai anggota dewan tetap ia lakukan dengan maksimal“Ya diajak tapi yang sudah-sudah hanya di fraksi dan di ruang bawah. Sepertinya juga tidak ada larangan,” ungkapnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler