Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Abdul Halil mengatakan, ke depan pihaknya akan berkolaborasi dengan beberapa instansi terkait untuk membentuk sebuah satgas parkir. Selain karena realisasi jeblok, pihaknya berencana untuk mengembalikan parkir dari pihak ketiga ke pemkab.

“Kita sudah membuat konsep pengelolaan parkir dan bagaimana untuk menaikan parkir. Ini dengan wajah baru pengelolaan yang baru juga,” ungkapnya saat ditemui di Kantor Dishub Kudus, Rabu (13/11/2019).

Ia mengatakan, untuk konsepnya ke depan ia akan membentuk koordinatori di masing-masing wilayah ruas jalan yang digunakan untuk parkir. Seperti di wilayah timur, wilayah utara, wilayah selatan, wilayah barat, dan wilayah tengah.

Untuk saat ini, di Kudus ada sebanyak 27 ruas jalan dengan 215 juru parkir. Nantinya masing-masing koordinator juga akan dibantu oleh pembantu koordinator.

“Setiap pekannya nanti akan ada evaluasi. Masing-masing koordinator di ruas jalan akan kita evaluasi,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan menggandeng pihak akademisi untuk melakukan uji potensi parkir. Sehingga diketahui kemampuan pendapatan dari sektor parkir sebelum ditargetkan ke pihak dinas.
Tidak hanya itu, pihaknya juga akan menggandeng pihak akademisi untuk melakukan uji potensi parkir. Sehingga diketahui kemampuan pendapatan dari sektor parkir sebelum ditargetkan ke pihak dinas.“Uji potensi itu nanti menjadi pedoman saat melapor ke pimpinan daerah. Dengan begitu potensi pendapatan dari sektor parkir bisa dimaksimalkan,” ungkapnya.Ia menambahkan, saat ini target pendapatan parkir di tahun 2019 sebesar Rp 6,72 miliar. Hanya, jumlah tersebut dinilai terlalu tinggi. Bahkan hingga November ini pendapatan parkir hanya tak sampai 20 persen.“Perkiraan sampai dengan akhir Desember realisasi paling 22-23 persen saja,” ungkapnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler