Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabag Humas Polres Kudus AKP Sardi mengatakan, pasca kejadian di Medan pengamanan di Pos Mapolres Kudus kemudian diperketat. Menurutnya, penjagaan mapolres sebenarnya sudah dilakukan rutin setiap hari. Hanya saja, karena ada kejadian bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, pihaknya menambah personel dan perlengkapan pengamanan.

“Kita perketat, setiap ada tamu yang masuk langung diperiksa,” jelasnya, Rabu (13/11/2019).

Pemeriksaan dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk barang bawaan hingga jaket yang dikenakan para tamu harus dilepas. Selain untuk mengantisipasi kejadian serupa, hal itu dilakukan berdasarkan SOP yang diberikan oleh kapolres.

“Biasanya jaketnya disuruh lepas, kemudian diperiksa tasnya. Ini pun demikian. Karena SOP-nya seperti itu,” terangnya.
“Biasanya jaketnya disuruh lepas, kemudian diperiksa tasnya. Ini pun demikian. Karena SOP-nya seperti itu,” terangnya.Selain itu juga, para personel yang berjaga di Pos Mapolres Kudus dilengkapi dengan pengamanan lengkap. Mulai dari senapan, helm, hingga rompi anti peluru. Hal itu untuk berjaga-jaga aksi terorisme yang mulai menyasar markas polisi. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler