Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Eded mengatakan, kemunculan bunga bangkai di perkarangan rumahnya miliknya sudah ketiga kalinya. Kemunculan itu sejak tahun 2013 lalu, kemudian tahun 2018 kemarin, dan tahun 2019 ini.

"Kemunculan setiap awal musim penghujan. Tahun kemarin juga sama," jelasnya saat ditemui di kedaimannya, Sabtu (16/11/2019).

Ia menceritakan, awal mula mengetahui keradaan bunga bangkai pada hari Kamis pekan lalu. Saat itu ia sedang bersih-bersih di pekarangan rumah. Tiba-tiba, ia melihat bunga bangkai kembali tumbuh di pekarangannya.

"Ternyata bunga bangkai muncul lagi. Padahal baru setahun kemarin, ini sudah muncul lagi," lanjutnya.

[caption id="attachment_176833" align="alignnone" width="1280"] Bunga bangkai tumbuh di perkarangan warga milik Eded Karnadi warga Desa Nganguk RT 3 RW 4 Kecamatan Kota, Sabtu (16/11/2019). (MURIANEWS.com/Dian Utoro Aji).[/caption]

Hanya, bunga yang memiliki tinggi sekitar 40 cm itu saat ini masih belum mekar dan masih kuncup. Diperkirakan dua hingga tiga hari, bungau itu akan mekar.

"Setelah mekar nanti baunya sangat menyengat sekali. Kalau ini belum ada bau," ungkapnya.

Meski begitu, bunga bangkai tidak akan bertahan lama. Ketika sudah mekar diperkirakan dalam waktu sepekan akan layu dan kemudian menghilang. Sedangkan untuk perawatan, ia mengaku tidak ada perawatan khusus. Setiap hari hanya disirim seperti biasa saja."Hanya disiram seperti biasa saja. Ndak ada perawatan khusus," ungkapnya.Bunga tersebut juga menjadi daya tarik warga yang penasaran untuk melihat langsung bunga bangkai. Hal itu membuat banyak warga yang datang walaupun hanya sekadar berfoto.Hal itu seperti yang dilakukan oleh Subhkan warga Temanggung yang kebetulan sedang berlibur di Kudus. Ia mengaku penasaran dengan bunga bangkai. Terlebih, ia mengaku baru pertama kali melihat bunga bangkai tersebut."Baru pertama kali lihat bunga bangkai. Dan ternyata unik. Tadi sempat ambil gambar," tambahnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News