Musim Hujan Datang, Puskesmas Jati Sosialisasikan Bahayanya Penyakit DBD
Dian Utoro Aji
Sabtu, 23 November 2019 11:51:30
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
“Wilayah Jati setiap tahunnya pasti ada kasus DBD. Maka kami berupaya ekstra untuk mencegah penyakit tersebut,” jelas Kepala UPT Puskesmas Jati Amad Mochamad, Sabtu (23/11/2019).
Ia mengatakan, salah satunya adalah selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Dalam sosialisasiitu, pihaknya memberikan imbauan tentang kewaspadaan dan perhatian lebih kepada anak-anak. Karena anak-anak rentan menderita kasus DBD.
“Kami imbau agar orang tua selalu meningkatkan kewaspadaan dan perhatian yang lebih kepada anak-anak,” lanjutnya.
Untuk mencegah terjadi DBD menyerang anak-anak, pihaknya mengajak masyarakat untuk melakukan beberapa hal. Di antaranya, mengaktifkan kegiatan gotoyong royong Jumat bersih di lingkungan masing-masing. Ini karena nyamuk DB yang diluar rumah bisa menjadi potensi penyebab DBD.
Beriktunya, mengaktifkan pemberantas sarang nyamuk (PSN) dengan 6M. 6M yang dimaksud adalah menguras, menutup, memanfaatkan, mengganti, menaburkan, dan menghindari.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



