Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Dalam sehari bisanya ada tiga laporan warga, tapi kadang kala juga sepi. Cuman dalam bulan ini meningkat,” jelas Komandan Regu Unit Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kudus Sofyan Noor.

Ia mengatakan, berdasarkan catatannya selama bulan November 2019 hingga hari ini (28/11/2019) sudah ada belasan laporan. Tepatnya ada sekitar 15 laporan warga terkait tentang keberadaan tawon endas ini.

“Setiap laporan langsung kami lakukan evakuasi,” lanjutnya.

[caption id="attachment_177616" align="alignnone" width="1280"] Beberapa tawon Vespa atau tawon endhas yang mati saat proses evakuasi dari rumah warga. (MURIANEWS.com/Dian Utoro Aji)[/caption]

Dari sekian laporan, mayoritas keberadaan tawon berada di permukiman warga. Keberadaan sarang tawon vespa ini berada di atap rumah-rumah milik warga.

“Kebanyakan tawon vespa tersebut berada di permukiman warga. Sehingga ketika dibiarkan begitu saja, dikhawatirkan akan menyengat warga sekitar,” jelasnya.

Baca Juga: Ia menambahkan, hingga kini belum ada korban jiwa akibat tersengat tawon vespa di Kudus. Meskipun demikian, pihaknya mengimbau agar masyarakat untuk penanganan sejak dini.“Misalnya ada sarang tawon yang masih sedikit atau kecil untukm segera dievakuasi. Sehingga keberadaan sarang tawon itu tidak bertambah besar dan banyak,” ungkapnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler