Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Dalam hal ini harus ada pawang tawon," kata Plt Bupati Kudus HM Hartopo, Selasa (3/12/2019).

Meski begitu, ia berjanji akan segera melakukan penindakan berupa evaluasi ketika ada laporan tentang tawon Vespa. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak BPBD Kabupaten Kudus.

"Kita juga termasuk akan melakukan patroli untuk melakukan evakuasi terkait adanya laporan sarang tawon ini," ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Regu Unit Pemadam Kebakaran Satpol PP Kudus Sofyan Noor mengatakan, hingga saat ini sudah ada puluhan laporan terkait sarang tawon di Kudus. Bahkan dalam sehari laporan sarang tawon bisa mencapai lima laporan.

"Sampai dengan kini belum ada korban jiwa yang disebabkan karena sengatan tawon vespas," terangnya.

Pihaknya pun mengimbau, agar masyarakat tidak menganggu sarang tawon. Masyarakat agar ketika mendapati sarang tawon segera lapor kepada pihak U Garuda 112 atau ke kantor Satpol PP Kudus. Ketika ada sarang tawon untuk segera dikasih tanda.Tulisan yang menunjukan letak sarang tawon. Hal ini bertujuan agar masyarakat mengetahui ketepatan letak sarang tawon.“Apabila mengalami sengatan untuk segera berobat ke Puskesmas,” tandasnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler