Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam acara yang disponsori PR Sukun itu, Didi Kempot membawakan beberapa lagu andalannya. Penampilannya itu dibuka dengan lagu Cidro. Tanpa komando, ribuan penonton pun langsung ikut bernyanyi bersama dengan pria berusia 55 tahun tersebut.

Tak mau kehilangan momen, Didi Kempot langsung menyambar penonton dengan lagu Banyu Langit. Lagi-lagi ribuan penonton kembali ikut langsung ikut bernyanyi. Mata beberapa penonton bahkan berkaca-kaca hingga menitihkan air mata kala meresapi lagu tersebut.

Hal itu membuat suasana konser makin ambyar. Terlebih lagi, syair dan nada lagu-lagu campursari yang dibawakan Didi Kempot sangat mudah dipahami.

Beberapa lagu lainnya yang dilanjutkan Didi Kempot, Kalung Emas, Sewu Kuto, Layang Kangen, Ambyar, Kangen Nickeri, hingga Pamer Bojo. Lantunan lagu campursari tersebut membuat ribuan orang, termasuk pemuda ikut ambyar dan menyanyi bersama.

[caption id="attachment_178536" align="alignnone" width="1280"] Para sobat ambyar larut dalam konser yang digelar di Gedung Graha Idola Kudus, Rabu (11/12/2019) malam. (MURIANEWS.com/Dian Utoro Aji)[/caption]

"Malam ini terasa sangat beda. Tata panggungnya luar biasa, penontonnya juga luar biasa. Surprise banget untuk saya. Ini adalah penghargaan untuk saya yang hanya penyanyi tradisional," ungkap Didi.

Tidak hanya itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada tim sponsor yakni PR Sukun. Menurutnya konser ini juga jadi ajang reuni dengan PR Sukun.

"Terima kasih untuk tim sponsor. Untuk Sukun terima kasih sekali. Rasanya saya sedang bernostalgia dengan Sukun," jelasnya.Ia menambahkan, konser malam ini tak akan meriah tanpa ribuan sobat ambyar yang datang dengan antusias tinggi. Baik dari Kudus hingga sekitar Kudus. Mereka sangat mencintai budaya tradisional. Termasuk campursari."Jadi budaya religi di Kudus. Betul-betul dijunjung tinggi," jelasnya.Ditambahkan, ada beberapa lagu yang dinyanyikan pada malam ini. Beberapa lagu andalannya dilantunkan bagi sahabat ambyar di Kudus."Untuk lagu beberapa lagu termasuk lagu ambyar. Saya nyanyikan pada malam ini," tandasnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler