Didi Kempot Ajak Generasi Milenial Tak Malu Nyanyi Lagu Tradisional
Dian Utoro Aji
Rabu, 11 Desember 2019 21:41:40
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hal itu seperti diungkapkan penyanyi dan penulis lagu campursari asal Surakarta saat Konser Ambyar di Gedung Graha Idola Kudus, Rabu (11/12/2019) malam.
"Jangan pernah malu untuk menyanyikan lagu-lagu tradisional," jelasnya.
Ia mengatakan, budaya Jawa sangat melekat kepada masyarakat. Tak terkecuali bagi anak-anak milenial. Untuk itu, ia mengajak anak-anak muda mencintai budaya tradisional, salah satunya adalah campursari.
"Sekali lagi, jangan malu. Lagu Jawa itu bukan lagu kampungan. Buktinya sekarang banyak yang suka campursari. Jadi mari kita cintai budaya kita ini," jelasnya.
Ia menegaskan, lagu tradisional itu bukan hanya lagu Jawa. Semua bisa dikembangkan, termasuk lagu Batak, Sumatera, ataupun Aceh. Baginya, lagu dengan bahasa tradisional dapat menyatukan semua daerah. Baik dari Sabang sampai Merauke. Ia pun berharap semua warga Indonesia dapat hidup rukun.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



