Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Memang kami harapkan Pemda prioritaskan teman-teman difabel masuk di program wirausaha baru pada 2020 nanti," kata Ketua FKDK Rismawan Yulianto.

Apalagi, selama kampanye dulu Bupati dan Wakil Bupati Kudus HM Tamzil dan Hartopo dulu berjanji akan memprioritaskan difabel menjadi wirausaha baru. Janji tersebut diharapkan bisa direalisasikan supaya kaum difabel bisa berkembang.

"Dulu janjinya seperti itu. Jadi harus ditepati," lanjutnya.

Ia menyebutkan, untuk jumlah difabel di Kudus jumlahnya memang mencapai serobi orang lebih. Hanya, yang masuk dan terdaftar di FKDK baru sekitar seratus orang.

"Paling tidak ada sebanyak 50 difabel di Kudus yang masuk menjadi wirausaha baru," ungkapnya.

Dengan begitu, diharapkan melalui program wirausaha tersebut, para difabel bisa meningkatkan kesejahteraan. Apalagi, difabel ini memiliki kekurangan dibandingkan dengan warga lainnya.

"Tentunya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan difabel di Kudus," pungkasnya.Sementara itu, Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) pada Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UMKM Kudus Anggun Nugroho mengatakan, pada tahun 2019 ini sudah ada satu kelompok wirausaha baru yang berhasil dari difabel. Satu kelompok itu terdiri dari lima orang difabel di Kudus.Sedangkan tahun 2020 nanti, diperkirakan ada dua kelompok wirausaha baru yang berasal dari difabel di Kudus. "Mungkin pengajuan 2020 ini ada dua kelompok wirausaha baru dari difabel," tambahnya.Untuk diketahui, program wirausaha baru menjadi salah satu program unggulan pemerintah daerah dijaman Bupati dan Wakil Bupati Kudus HM Tamzil dan HM Hartopo 2018-2023. Setiap tahunnya mencetak 500 wirausaha baru. Setiap satu orang wirausaha baru mendapatkan bantuan modal sebesar Rp 10 juta. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler