Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Tanggul Timur Jembatan tiga Desa Kesambi Kecamat Mejobo jebol dini hari tadi pukul 01.30 WIB," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Bergas C Penanggungan.

Ia mengatakan, penyebab jebolnya tanggul karena hujan lebat yang terjadi sejak Sabtu (11/1/2020) pukul 16.00 WIB hingga Minggu (12/1/2020) dini hari pukul 01.30 WIB Akibatnya, volume air di sungai tersebut mengalami kenaikan hingga menjebolkan tanggul sepanjang 30 meter.

"Ketinggian air dari jalan 20 cm - 100 cm. Sedangkan ketinggian air di permukiman sekitar 10-30 cm," terangnya.

[caption id="attachment_180299" align="alignnone" width="1280"] Puluhan rumah kebanjiran pascatanggul timur jembatan tiga Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo jebol, Minggu (12/1/2020). (MURIANEWS/Dian Utoro Aji)[/caption]

Adapun warga yang terdampak di Desa Temulus RT 1-3 RW 5, di RT 1-2 RW 6 dan di RT 1 RW 6. Total ada sebanyak 72 rumah terdampak dengan 318 jiwa.

"Lalu ada sebanyak 24 jiwa rentan yang meliputi balita 21 jiwa, Ibu hamil 1 jiwa, lansia 2 jiwa," jelasnya.
"Lalu ada sebanyak 24 jiwa rentan yang meliputi balita 21 jiwa, Ibu hamil 1 jiwa, lansia 2 jiwa," jelasnya.Sementara itu, tidak ada pengungsian. Untuk perbaikan membutuhkan tanah urug 65 meter kubik (15 sampai dengan 20 dump) atau 1000 sak.Minggu pagi ini akan dilakukan Perbaikan tanggul darurat sementara. Selain itu juga membersihkan tumpukan sampah. Pihaknya juga berkoordinasi dengan balai PSDA Seluna akan membantu personel."Saat ini debit sungai Piji intensitasnya mulai menurun," tandasnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler