Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Kudus, Bergas C Penanggungan menjelaskan, kesembilan titik yang mengalami longsor berada di Kecamatan Dawe. Rata-rata, longsor dikarenakan tanah tak kuat menahan tingginya curah hujan.

"Sembilan titik ini memang berada di Kecamatan Dawe dan paling parah di Desa Colo," katanya, Selasa (14/1/2019)

Ia menyebutkan, kesembilan itu, pertama di RT 02 RW 02 Dukuh Merengetan, Desa Kajar, Kecamatan Dawe. Di tempat ini longsor menimpa pelataran rumah milik Nasukha.

"Hanya satu rumah itu yang terdampak. Kerugian nihil karena tidak mengenai bangunan," lanjut dia.

Kedua di Dukuh Godang, Desa Ternadi RT 01 RW 01, RT 03 RW 02, RT 04 RW 01 Kecamatan Dawe. Ada lima rumah warga yang terdampak. Satu rumah warga atas nama Sumi dinding dapur terkena longsoran tanah kurang lebih sembilan meter.

[caption id="attachment_180443" align="alignnone" width="1280"] Sejumlah relawan bersama masyarakat setempat membersihkan sisa longsor yang melanda sejumlah tempat di Kudus. (MURIANEWS/Istimewa).[/caption]

Selanjutnya di Desa Ternadi, Dukuh Tawang Rejo RT 02 RW 02 Kecamatan Dawe. Longsor sempat menutup sebagian besar jalan desa. Sehingga mobilitas masyarakat terganggu.

Lalu di Desa Ternadi, Dukuh Tawang Rejo RT 04 RW 01 Kecamatan Dawe. Longsor menimpa halaman depan rumah milik Girun sepanjang lima meter dengan lebar dua meter.
Lalu di Desa Ternadi, Dukuh Tawang Rejo RT 04 RW 01 Kecamatan Dawe. Longsor menimpa halaman depan rumah milik Girun sepanjang lima meter dengan lebar dua meter."Tidak ada korban jiwa atau pun kerugian. Hanya mobilitas pemilik rumah terganggu," jelasnya.Ia menambahkan, titik longsor juga terjadi Desa Ternadi, Dukuh Tawang Rejo RT 05 RW 02  Kecamatan Dawe. Longsor menimpa dapur rumah milik  Sarno. Kerugian kurang lebih mencapai Rp 1 juta.Lalu di Desa Japan, Kecamatan Dawe. Longsor menyebabkan menutup jalan Japan - Beji, juga tanah melimpas ke bagian belakang rumah warga. Longsor juga terjadi di Dukuh Krajan – Ketanggi, Desa Dukuh Waringin. Longsoran menimpa Jalan Desa menyebabkan jalan terganggu karena tidak bisa dilalui kendaraan.Berikutnya, longsor juga terjadi di Jalan Dukuh Tengger RT 01 Rw 04 Desa Glagah Kulon, Kecamatan Dawe. Longsoran menimpa Jalan Desa. Tanah longsor juga menyebabkan jalan terganggu karena tidak bisa dilalui kendaraan."Serta kejadian tanah longsor di RT 05 RW 03 Dukuh Pandak, Desa Colo, Kecamatan Dawe. Tanah longsor menimpa pekarangan belakang rumah milik Muji Aminah. Tidak ada korban jiwa," pungkasnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler