Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Asiaten III Sekda Kudus Mas'ud mengatakan, sensus penduduk tahun 2020 ini langkah untuk memulai data strategis. Sensus ini juga sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah. Karena dalam rangka pembangunan nasional hingga tingkat daerah.

“Pemkab mendukung penuh sensus penduduk tahun 2020 ini,” jelasnya saat membuka rapat koorindasi sensus penduduk 2020 di pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (13/2/2020).

Ia mengatakan, pemkab mengajak seluruh jajaran aparatur sipil dan seluruh masyarakat di Kudus untuk menyukseskan sensus penduduk tahun 2020.

“Kami sangat apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus. Karena menggunakan metode online dan wawancara,” jelasnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kudus Eko Hari Djatmiko mengatakan, berkaitan dengan sensus penduduk Dukcapil Kudus hanya menyediakan data kepada BPS. Yakni nomor induk penduduk (NIP).

Terkait dengan jumlah, penduduk di wilayah Kudus ada sebanyak 860 ribu orang. Itu berdasarkan data hingga bulan Desember 2019 kemarin.

Kepala BPS Kudus Ramhadi Agus Santoso mengungkapkan, hasil akhir dari sensus penduduk ini nantinya data kependudukan akan menjadi satu data. Pelaksanaan sensus penduduk ini, merupakan sensus ketujuh yang dilakukan di Indonesia.Sensus penduduk ini dilakukan seluruh warga di Indonesia. Baik warga negara asing, ataupun warga negara Indonesia. Pelaksanaan sensus penduduk dilakukan dalam 10 tahun sekali. Data yang diberikan oleh masyarakat pun akan terjamin kerahasiannya.Tujuan untuk sensus ini menyediakan data jumlah penduduk baik tingkat nasional sampai dengan RT RW. Sensus ini juga diharapkan dapat mengetahui jumlah penduduk menurut jenis kelamin, usia, dan seterusnya.“Ini juga dapat mengetahui kepadatan penduduk di suatu wilayah. Mendapatkan karakteristik kependudukan Indonesia. Hingga menyediakan parameter demograsi dan imigrasi,” tandasnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler