Masih Siaga Tiga, Debit Air Bendung Wilalung Kudus Mulai Turun
Dian Utoro Aji
Sabtu, 22 Februari 2020 14:49:10
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Debit air di bendung yang dibuat Belanda itu Jumat (21/2/2020) kemarin mencapai 833 meter kubik perdetik.
Pengelola Bendung Wilalung Noor Ali mengatakan, penurunan ini karena curah hujan di wilayah Kudus dan sekitarnya menurun.
“Debit Bendung Wilalung saat ini di angka 745 meter kubik perdetik. Ini terhitung sejak pukul 10.00 WIB,” jelasnya.
Ia mengatakan, meskipun demikian kategori debit air di bendungan Wilalung masih siaga tiga. Karena berdasarkan ketentuan debit air itu melampui batas 550 meter kubik perdetik.
Secara rinci, ada beberapa ketegori debit air di bendungan pengendali banjir yang dibuat oleh Belanda itu. Untuk kategori siaga satu debit air diangka 400 – 500 meter kubik perdetik. Kemudian untuk siaga dua debit air di angka 500-550 meter kubik perdetik.
“Kemudian untuk siaga tiga debit air di angka 550 meter kubik perdetik sampai tidak terhitung,” ujarnya.
Baca: Pintu Air Arah Juwana dari Bendung Wilalung Kudus Sudah Dibuka Sejak Semalam
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



