Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Bergas C Penanggungan mengatakan, banjir melanda tiga desa di Kecamatan Kaliwungu. Ketiga desa itu adalah Setrokalangan, Banget dan Kedungdowo.

"Banjir ini disebabkan karena aliran sungai Wulan yang meluap," jelasnya, Minggu (23/2/2020).

Ia mengatakan, untuk di Desa Setrokalangan ada sebanyak 57 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 202 jiwa yang terkena dampak banjir. Kemudian di Desa Banget ada sebanyak 32 KK, dengan sebanyak 95 jiwa.

"Lalu di Desa Kedungdowo ada sebanyak 26 KK. Dengan jumlah 55 jiwa," jelasnya.

[caption id="attachment_183128" align="alignnone" width="1280"] Sejumlah relawan dan warga mengangkut benda berharga termasuk sepeda motor saat banjir. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]

Adapun ketinggian air di dalam rumah warga dari 10 sampai dengan 50 sentimeter. Selain itu, banjir juga merendam jalan menuju Dukuh Karangturi Desa Setrokalangan dengan ketinggian air mencapai satu meter.

"Warga sementara belum bersedia untuk mengungsi," jelasnya.Upaya untuk mengatasi bencana tersebut, bantuan logistik tiga hari ke depan. Bagi warga tiga desa terdampak dan terganggu aktifitasnya di Dukuh Karangturi Desa Setrokalangan, akan dicukupi dari Dinas Pertanian Ketahanan Pangan, dengan perhitungan 0,4kg/jiwa/hari.Selanjutnya, pemenuhan kesehatan warga dilakukan Pusling Puskesmas Keliling oleh petugas puskesmas dengan kendaraan BPBD."Kerugian pertanian yang dialami warga dijelaskan bahwa untuk wilayah pertanian di desa terdampak akan dicover asuransi pertanian," jelasnya. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler