Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala BPDB Kudus Bergas C Penanggungan mengatakan, ada dua titik yang dilakukan pembersihan sampah yang menumpuk di sungai.

Titik yang pertama di pintu Bendung Wilalung dan Pintu SWD 1 Blimbing di Kecamatan Kaliwungu. “Pembersihkan ini melibatkan dari beberapa pihak. Baik dari petugas relawan, TNI Polri dan masyarakat,” jelasnya, Kamis (27/2/2020).

Ia mengatakan, pembersihan Bendungan Wilalung dimulai pukul 07.30 WIB. Pembersihan dilakukan secara manual. Selain itu juga dibantu dengan peralatan dan personel dari beberapa pihak. “Pintu Bendungan siang ini sudah kembali normal,” jelasnya.

Terpisah, penjaga Bendung Wilalung Noor Ali mengatakan, debit di Bendung Wilalung siang ini terpantau normal. Bahkan debitya di bawah 300 meter kubik perdetik. Tepatnya 40 meter kubik perdetik.
Terpisah, penjaga Bendung Wilalung Noor Ali mengatakan, debit di Bendung Wilalung siang ini terpantau normal. Bahkan debitya di bawah 300 meter kubik perdetik. Tepatnya 40 meter kubik perdetik.Sementara itu, pembersihan sampah juga di lakukan di Pintu Air Blimbing di Kecamatan Kaliwungu. Hal ini karena terjadi hambatan pembuangan air karena adanya sampah kayu. Reporter: Dian Utoro AjiEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler