Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Seperti halnya di bagian dalam dekat SPDN lama, yang tampak kumuh. Kondisi jalan di bagian selatan PPI tersebut, juga dipenuhi lubang.Ketika turun hujan, genangan air tersaji di banyak titik, sehingga menambah tingkat kekumuhan.

Sugiyono (45) warga Desa Tasikagung menuturkan, sehabis hujan deras biasanya sekitar area PPI banyak genangan air. "Hal ini menyebabkan banyak kendaraan roda empat dan roda tiga pengangkut ikan terperosok lubang,” ujarnya.

Pihaknya berharap, pemerintah segera melakukan perbaikan akses jalan yang ada di area PPI Tasik Agung Rembang. Sebab, jika lingkungan mendukung dan pembongkaran ikan bisa lancar, maka hal itu bisa menjadi daya tarik kapal-kapal nelayan luar daerah untuk berlabuh ke PPI Tasik Agung.
Terkait hal itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyatakan akan memperbaiki infrastruktur dalam PPI Tasikagung pada tahun 2017. Ia mengaku telah menyiapkan anggaran Rp10 miliar.“Kami telah meminta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan untuk menggandeng rekanan yang profesional, agar penataan infrastruktur bagian dalam PPI tersebut maksimal,” ungkapnya.Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Rembang, Suparman mengungkapkan, yang menjadi persoalannya ialah PPI Tasikagung berdekatan dengan aset milik provinsi. "Sebab dalam penataan tempat itu, pemda tak bisa serta merta melakukan secara maandiri. Akan tetapi dengan adanya koordinasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Tengah," ujarnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler