Kapal Juwana Ditabrak Kapal Vietnam, Satu Nelayan Rembang Masih Dalam Pencarian
Edy Sutriyono
Minggu, 20 November 2016 19:45:04
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kecelakaan tersebut terjadi di utara perairan Tuban, Jawa Timur, yang memang berbatasan dengan wilayah perairan Tanjung Bonang, Lasem, Rembang. Kapal nelayan berjenis cantrang yang diawaki 27 nelayan tersebut terbalik pada 22 mil dari wilayah perairan utara Tuban.
Saat dikonfirmasi MuriaNewsCom melalui sambungan telepon, Minggu (20/11/2016), Kasat Polair Polres Rembang Iptu Sukamto menjelaskan, dari 12 anak buah kapal yang sudah selamat, dua di antaranya diketahui sebagai nelayan asal Kabupaten Rembang.
”Keduanya adalah Sunarko dan Ali Imron, dua nelayan asal Kabupaten Rembang dinyatakan selamat dan masih menjanai perawatan di salah satu rumah sakit di Kabupaten Tuban. Sedangkan Karjani, juga nelayan asal Rembang, disebut-sebut hingga saat ini masih dalam pencarian, bersama dengan 14 ABK KM Mulya Jati lainnya,” tuturnya.
Dari jumlah anak buah kapal (ABK) yang masih dinyatakan hilang hingga saat ini masih ada 15 orang. Di antaranya Anto, Jarto, Wanidi, Rasiti, dan Warno, yang berasal dari Kabupaten Pekalongan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



