Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Di antara wilayah di Rembang yang masuk kategori rawan banjir adalah Kecamatan Sumber dan Kaliori. Di mana, kedua kecamatan tersebut pada bulan November lalu terkena banjir yang cukup parah, akibat luapan air dari Sungai Sri Gunting.

Kepala BPBD Rembang Suharso mengatakan, saat ini tim sudah turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan secara intens. “Tim kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan, karena, kondisi saat ini memang masih masih turun hujan cukup sering,” ujarnya.

Menurutnya, pada saat tim turun ke lapangan, beberapa warga juga sebagian tampak ada yang sudah bersiaga, dengan melakukan peninggian kandang ternak, menyebarkan informasi cuaca melalui pihak desa dan lain sebagainya.
Dirinya juga mengatakan, untuk intensitas curah hujan yang sedang hingga tinggi, diperkirakan masih terjadi pada bulan ini hingga Januari 2017 mendatang.  Untuk itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada dengan kemungkinan adanya banjir."Untuk intensitas hujan di Bulan Desember hingga Januari 2017 nanti, diprediksi masih tinggi. Mudah-mudahan tak ada angin kencang yang membahayakan. Kemudian, untuk Rembang di bagian peisir laut akan dilanda musim angin baratan. Sehingga yang berada di bibir pantai atau jalur Pantura harus tetap mewaspadai itu," ucapnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler