Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Seperti halnya yang dilakukan siswa Kelas XII IPS 2 SMAN 1 Rembang, pada Jumat (9/12/2016). Puluhan siswa terlihat membersihkan beberapa masjid, gereja dan vihara yang ada di Kota Rembang.

Kegiatan tersebut juga sebagai bentuk implementasi dari program “blok” yang diajarkan dalam Kepramukaan. “Kegiatan ini merupakan salah satu program Pramuka yakni program blok. Program ini berupa kegiatan sosial dengan membersihkan tempat ibadah yang dilakukan oleh siswa setiap satu tahun sekali. Di mana kegiatan itu akan dijadwalkan di akhir semester ganjil,” Ujar Ulfah Rubiati, guru SMAN 1 Rembang.

Setiap program itu, nantinya memang akan dinilai. Sehingga setiap siswa juga harus ikut. Bilamana ada salah satu siswa tak hadir, maka mereka juga akan disuruh membersihkan tempat ibadah supaya bisa mempunyai nilai kegiatan di dalam raport. Dengan catatan, mereka didampingi oleh guru. Dan guru, harus mendokumentasikannya.

Wali kelas XII IPS 2 Madicah mengutarakan, kegiatan ini tentunya dapat memberikan spirit tersendiri bagi siswa. "Supaya mereka juga bisa meningkatkan keimanan, serta tak acuh terhadap kebersihan tempat ibadahnya masing-masing,” katanya.Hesti Nur Azizah salah satu siswi yang ikut kegiatan itu menyebut, program ini bisa melatih kemandirian. Menurutnya, siswa akan bisa mengerti akan kebersihan dan bagaimana menjaganya, sehingga tidak tergantung dengan orang lain."Sebab kebanyakan dari siswa ini orang tuanya PNS, polisi, TNI atau pegawai. Tentunya dengan kesibukan orang tua, maka mereka menggantungkan pembantu rumah tangga untuk menyelesaikan pekerjaan rumah," katanya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler