Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kalimancur, merupakan wisata air terjun empat tingkat, yang letaknya di wilayah Dusun Sidorejo, Desa Gowak, Kecamatan Lasem, atau tepatnya berada di kawasan hutan Perhutani KPH Kebonharjo Petak 7 RPH Kajar BKPH Gunung Lasem.

Untuk mencapai tempat ini, pengunjung harus memarkirkan kendaraannya di tempat parkir yang telah disediakan atau di pekarangan rumah warga. Untuk biaya parkir, dikenakan tariff sebesar Rp 3 ribu. Kemudian, pengunjung berjalan kaki sekitar 800 meter dari Desa Gowak untuk menuju Grojogan Kalimancur yang berada di bawah bukit Pegunungan Gowak.

Namun jangan khawatir, dengan berjalan kaki menyusuri hutan lindung selama hampir 20 menit, Anda akan disuguhkan dengan panorama alam berupaka perbukitan dan area persawahan nan hijau yang sangat indah. Begitu sampai, pengunjung akan langsung dibuat kagum dengan air terjun tingkat dua setinggi 20 meter lebih. Kemudian di bawahnya terdapat air terjun tingkat satu yang lebih besar.

Istoyo, salah seorang warga Desa Gowak yang juga mengelola Grojogan Kalimancur mengatakan, jika Grojogan Kalimancur mulai dikenal publik sekitar setahun terakhir. Cukup banyak, wisatawan yang mulai datang untuk menikmati keindahan Grojogan Kalimancur.

“Bahkan, ada juga warga yang kemah di tempat ini. Bukan hanya warga Rembang saja, tapi warga dari Tuban, Jawa Timur, juga pernah berkemah di tempat ini. Kemudian, mereka juga jelajah alam di sini,” ungkapnya.Menurutnya, dulu, tempat ini cukup sulit untuk diakses, sebab, tidak ada jalan dan masih berupa semak belukar. Setelah ada beberapa warga yang berinisiatif untuk membuatkan jalan setapak, akhirnya, tempat tersebut mulai banyak dikenal, dan kini banyak dikunjungi wisatawan, baik dari Rembang maupun luar Rembang.Sementara itu, Masudi, salah pengunjung wisatawan Asal Kaliori mengatakan, jika panorama yang terdapat di kawasan Grojogan Kalimancur sangat indah, sehingga, cocok digunakan reefreshing untuk menghilangkan kepenatan kerja.“Kebetulan ini kan hari libur kerja, jadi kita coba menikmati liburan ke sini. Kita ke sini ramai-ramai, jadi lebih seru. Apalagi melihat Grojogan Kalimancur yang ternyata luar biasa. Ini potensi alam yang harus dikembangkan, biar pengunjung lebih banyak ke sini,” ungkapnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler