Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jalan ini merupakan jalan alternatif yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Sulang dan Kecamatan Rembang. “Jalan yang ambrol ini berada pada jembatan di atas saluran irigasi atau pembuangan air dari sawah di sekitar desa,” ujar Warto, salah seorang warga RT 5 RW 4 Desa Kedungrejo.

Menurutnya, kondisi jalan tersebut sudah rusak sekitar satu bulan lalu. Namun, karena curah hujan yang tinggi, mengakibatkan jalan tersebut ambrol. Kejadian ambrolnya jalan di sisi kanan dan kiri tersebut, sudah terjadi sekitar 10 hari lalu.

Dengan kondisi tersebut, menurutnya sangat membahayakan pengendara yang lewat. Bahkan, sudah dua kali pengendara jadi korban ketika melintas di jalan tersebut. “Sudah ada dua orang jatuh di tempat itu. Bahkan, ada yang cukup parah lukanya, yaitu, bagian mukanya mengalami pendarahan,” katanya.Dari pantauan MuriaNewsCom di lapangan, di lokasi jalan yang ambrol tersebut, warga menaruh sebuah tong, yang ditulisi sebuah peringatan untuk lebih berhati-hati. "Kalau diperkirakan ya dalamnya ada sekitar 2 meter. Dan lebar luabangnya tersebut ada sekitar 1 meter. Kita ingin secepatnya jalan ini dibangun, supaya nantinya tak ada korban yang berjatuhan lagi,” pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler